Fakta yang Menyakitkan vs Ekspektasi Realitas Idealis Ada masa ketika kita percaya bahwa hidup cukup dijalani dengan prinsip yang kuat. Kita berpikir, selama kita jujur, baik, bekerja keras, dan punya idealisme, maka hidup akan otomatis berpihak kepada kita. Tapi kenyataannya, hidup tidak sesederhana itu. Dunia sering kali tidak bertanya, “Seberapa idealismu?” Dunia lebih sering bertanya, “Apa yang bisa kamu bayar hari ini?” Tagihan listrik tidak bisa dibayar dengan prinsip. Cicilan rumah tidak lunas hanya karena kita punya hati yang bersih. Anak-anak tidak bisa makan dari pidato motivasi. Dan perut yang lapar tidak akan kenyang hanya karena kita merasa berada di pihak yang benar. Inilah fakta yang menyakitkan: idealisme itu penting, tetapi idealisme saja tidak cukup untuk bertahan hidup. Idealisme Itu Mulia, Tapi Realita Tidak Selalu Ramah Idealisme adalah sesuatu yang indah. Ia membuat manusia punya arah. Ia menjaga kita agar tidak menjadi orang yang mudah dibeli, mudah diseret...